Tidak semua orang yang memulai perjalanan ruhani akan sampai ke tujuan. Banyak yang berangkat dengan semangat, namun berhenti di tengah jalan—karena lelah, ragu, atau tergoda jalan lain yang tampak lebih mudah. Padahal, dalam perjalanan menuju Allah SWT, yang paling menentukan bukanlah seberapa cepat melangkah, melainkan seberapa kuat bertahan.
Buku Tarekat Kebahagiaan: Jangan Lepas di Tengah Perjalanan hadir sebagai pengingat bagi para ikhwan Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya agar tetap istiqomah dalam kemursyidan, silsilah, dan amaliah. Melalui refleksi yang mendalam namun sederhana, penulis mengajak pembaca meneguhkan kembali niat awal menerima talqin dzikir—sebuah janji ruhani yang menuntut kesetiaan seumur hidup.
Di tengah dinamika zaman, derasnya arus informasi, dan berbagai godaan spiritual yang membingungkan, buku ini menegaskan pentingnya menjaga adab, memperkuat dzikir, dan setia pada jalan yang telah diwariskan para masyayikh. Sebab dalam tarekat, istiqomah lebih utama daripada sensasi, dan kesetiaan lebih bernilai daripada pencarian tanpa arah.
Sebuah buku reflektif yang menenangkan, meneguhkan, dan mengajak kita untuk terus berjalan—pelan atau cepat—asal tidak berhenti dan tidak lepas di tengah perjalanan.
Penulis: Nana Suryana, S.Ag., M.Pd.
Editor: Dr. Try Riduwan Santoso, M.A.
Cover: Tim PSS
Cetakan Pertama, Februari 2026
Hak cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit.
© 2026 Nana Suryana
Diterbitkan oleh:
CV. Putra Surya Santosa