
Catatan Pinggiran (3) merupakan kumpulan puisi yang merekam suara hati, kegelisahan sosial, semangat pendidikan, kecintaan terhadap negeri, penghormatan kepada guru, kecintaan kepada pesantren, serta refleksi spiritual yang tumbuh dari pengalaman dan pengamatan penulis terhadap kehidupan. Dalam buku ini, Najibul Mahbub menghadirkan puisi-puisi yang berbicara tentang berbagai wajah Indonesia, mulai dari perjuangan guru honorer, problematika korupsi, dinamika sosial-politik, hingga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang terus hidup di tengah masyarakat.
Melalui bahasa yang lugas, emosional, dan penuh makna, pembaca diajak menyelami berbagai persoalan kemanusiaan yang sering luput dari perhatian. Puisi-puisi seperti Suara yang Tak Digaji Sepenuhnya, Negeri Dibesarkan dalam Kelas, Guru Penjaga Cahaya, dan Api yang Tak Padam menjadi bentuk penghormatan terhadap para pendidik dan pejuang ilmu yang mengabdikan hidupnya bagi masa depan bangsa. Di sisi lain, puisi-puisi bertema korupsi dan kritik sosial menjadi cermin atas berbagai persoalan yang masih menghantui perjalanan negeri ini.
Kehadiran sejumlah puisi tentang santri, pesantren, Nahdlatul Ulama, guru, dan spiritualitas menunjukkan kuatnya nilai-nilai keagamaan yang menjadi ruh dalam karya-karya penulis. Melalui bait-bait yang reflektif, pembaca diajak untuk kembali menemukan makna adab, ilmu, pengabdian, persatuan, dan cinta kepada tanah air sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Lebih dari sekadar kumpulan puisi, buku ini merupakan catatan nurani yang merekam perjalanan zaman. Setiap puisi menjadi saksi atas berbagai peristiwa, kegelisahan, dan harapan yang hidup dalam masyarakat. Catatan Pinggiran (3) mengajak pembaca untuk merenung, peduli, dan terus menjaga optimisme bahwa perubahan selalu dimulai dari kesadaran, pendidikan, doa, dan tindakan nyata.
Judul Buku
Catatan Pinggiran (3)
Penulis
Najibul Mahbub
Editor
Najibul Mahbub dan Evah Nafilati
Layout dan Desain Sampul
Najibul Mahbub
Penerbit
CV. Putra Surya Santosa