Hidup adalah perjalanan pulang. Dari Allah, menuju Allah.
Dalam perjalanan ruhani itu, seorang hamba akan melewati berbagai persinggahan yang dalam tradisi tasawuf disebut maqamat dan ahwal. Maqamat merupakan kedudukan spiritual yang ditempuh melalui kesungguhan, latihan, ibadah, dan perjuangan batin. Sementara ahwal merupakan keadaan-keadaan ruhani yang hadir sebagai anugerah Allah dalam hati seorang salik.
Buku Maqamat wa Ahwal: Jalan Menuju Tuhan mengajak pembaca memahami perjalanan spiritual tersebut secara lebih sistematis. Diawali dengan pembahasan konsep, sejarah, fungsi, perbedaan, serta tingkatan maqamat dan ahwal, buku ini kemudian menguraikan berbagai tahapan dan kondisi ruhani, mulai dari taubat, khauf, zuhud, wara’, faqir, sabar, syukur, ikhlas, tawakal, ridha, dzikr al-maut, ma’rifat, mukasyafah, musyahadah, muhasabah, muraqabah, mahabbah, raja’, syauq, al-‘uns, tuma’ninah, hingga al-yaqin.
Buku ini tidak hanya membahas maqamat dan ahwal sebagai konsep teoritis, tetapi menempatkannya sebagai peta perjalanan untuk melakukan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), membangun kedekatan dengan Allah, melepaskan keterikatan berlebihan kepada dunia, serta mengevaluasi perkembangan kehidupan batin seorang salik.
Dengan berpijak pada khazanah tasawuf dan pembahasan yang merujuk kepada Al-Qur’an, Sunnah, serta pemikiran para ulama dan tokoh sufi, buku ini berusaha mempertemukan dimensi keilmuan dengan pengalaman spiritual. Maqamat dipahami sebagai jalan yang membutuhkan usaha dan kedisiplinan, sedangkan ahwal hadir sebagai karunia dan keadaan ruhani yang bersifat sementara.
Pada akhirnya, buku ini adalah ajakan untuk tidak sekadar mengetahui jalan menuju Tuhan, tetapi mulai menapakinya—setahap demi setahap, dengan taubat, kesungguhan, kesabaran, keikhlasan, cinta, dan keyakinan.
Judul
Maqamat wa Ahwal: Jalan Menuju Tuhan
Penulis
Dr. H. Jamaludin, M.Ag.
Dr. Solihah Sari Rahayu, MH., M.Ag.
Layout & Cover
Tim PSS
Penerbit
CV. Putra Surya Santosa